You are here

Profil Lulusan


A. Profil Program Studi

Program Studi Magister (S2) Pendidikan Sejarah Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta mulai berdiri Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 360/E/O/2015 tanggal 27 Agustus 2014. Pada tahun ajarah 2014/2015 sampai tahun 2017/2018 Program Studi Magister Pendidikan Sejarah secara berturut-turut menerima 7, 8, 21, dan 22 mahasiswa. Berdasarkan Keputusan BAN PT No.0055/SK/BAN-PT/Akred/M/I/2016 diputuskan bahwa Akreditasi Program Studi Magister Pendidikan Sejarah mendapatkan Akreditasi B yang berlaku sejak tanggal 29 Januari 2016 sampai dengan 29 Januari 2021.
Pembukaan Program Studi Magister (S2) Pendidikan Sejarah Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta bertujuan untuk ikut berperan dalam pembangunan masyarakat Indonesia yang mampu bersaing baik di tingkat regional, nasional, maupun di tingkat global dalam rangka peningkatan daya saing bangsa. Hal ini sesuai dengan The Higher Education Long Term Strategy (HELTS), yang mengamanatkan pada Pendidikan tinggi untuk berperan dalam pembangunan masyarakat masa depan Indonesia melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki karakter kuat, serta menghargai keragaman sebagai perekat integrasi bangsa. Untuk mencapai sasaran tersebut, salah satu usaha yang sangat mendesak  untuk dilakukan adalah meningkatkan mutu tenaga kependidikan sejarah baik di sekolah menengah maupun di perguruan tinggi.
Program Studi Magister (S2) Pendidikan Sejarah memiliki tanggungjawab dalam memfasilitasi lahirnya tenaga ahli pendidik, khususnya tenaga ahli Pendidikan Sejarah berjenjang S-2 yang mampu memberikan layanan Pendidikan secara optimal sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat. Program ini juga mendorong institusi mampu membangun sektor Pendidikan yang senantiasa berupaya untuk maju sebagai suatu sistem yang selalu memperbarui dirinya sendiri seiring dengan perkembangan jaman. Dengan demikian UNY dapat berperan serta dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya bangsa serta pengembangan keilmuan yang bermuara pada peningkatan kecerdasan, kesejahteraan, dan kemandirian bangsa (nation competitiveness).


B.    Deskripsi Learning Outcome (Capaian Pembelajaran)
Aspek : Sikap 

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.
  3. Menjunjung tinggi dan menginternalisasi nilai-nilai kehidupan, norma, dan etika akademik.
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme, kesadaran sejarah, serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa.
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain.
  6. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan pancasila.
  7. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
  8. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  9. Menginternalisasi semangat kemandirian, kepahlawanan, dan jiwa kewirausahaan.
  10. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri,  mempunyai ketulusan, komitmen, kesungguhan hati untuk mengembangkan sikap, nilai, dan kemampuan peserta didik.

Aspek : Pengetahuan  

  1. Menguasai teori pedagogi dan andragogi dan konsep pengetahuan dalam bidang pendidikan sejarah.
  2. Menguasai isu-isu mutakhir tentang pengetahuan dalam bidang pendidikan sejarah dan penerapan teori disiplin ilmu lain yang relevan.
  3. Menguasai  isu-isu mutakhir yang menyangkut kebijakan pendidikan nasional dan implementasinya, serta relevansinya dengan pendidikan sejarah.
  4. Menguasai teori dan metodologi sejarah untuk mengkonstruksi dimensi-dimensi sejarah.
  5. Menguasai teori dan metodologi riset dalam bidang pendidikan sejarah baik makro maupun mikro.
  6. Menguasai teori dan metodologi pembelajaran sejarah yang menyangkut desain, pendekatan, model, strategi, metode, dan teknik pembelajaran.
  7. Menguasai prinsip pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran sejarah.
  8. Menguasai teori dan metodologi penilaian dan evaluasi pembelajaran sejarah secara substantif.
  9. Menguasai konsep, strategi, dan metodologi pendidikan karakter yang relevan dengan pendidikan sejarah.
  10. Menguasai prinsip dan proses pengambilan keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora.
  11. Menguasai prinsip-prinsip dalam mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas.

Aspek : Keterampilan Umum    

  1. Mampu mengembangkan sistem pembelajaran kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler dalam bentuk model pembelajaran yang inovatif, original, dan teruji.
  2. Mampu menemukan berbagai konsep pengetahuan dalam bidang sejarah untuk mengembangkan strategi dan metodologi pembelajaran yang lebih efektif melalui pendekatan inter dan multidisipliner.
  3. Mampu melakukan kajian terhadap kebijakan atau implementasi kebijakan di bidang pendidikan melalui pendekatan interdisipliner dan multidisipliner.
  4. Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui, penelitian ilmiah, penciptaan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora bidang pendidikan sejarah.
  5. Mampu menyusun ide, hasil pemikiran, dan argumen saintifik tentang pendidikan sejarah secara bertanggung jawab dan berdasarkan etika akademik, serta mengkomunikasikannya melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas.
  6. Mampu mengelola, mengembangkan, dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian pendidikan sejarah.

Aspek : Keterampilan Khusus  

  1. Mengembangkan pemikiran  logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam bidang Pendidikan Sejarah melalui penelitian ilmiah serta menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajiannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis.
  2. Menyusun dan mengomunikasikan ide, hasil pemikiran dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan didasarkan pada etika akademik, melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas.
  3. Mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi atau seni berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data.
  4. Mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil penelitian untuk menjamin kesahihan dan menghindarkan plagiasi.
  5. Meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri dan bertanggungjawab.
  6. Mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas.
  7. Mengidentifikasi bidang ilmu pendidikan sejarah yang menjadi obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan inter atau multi disipliner.
  8. Mengembangkan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pendidikan sejarah melalui pemikiran logis, kritis, sistematis, inovatif dan kreatif.
  9. Mengembangkan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pendidikan sejarah secara inter atau multidisipliner bentuk proposal tesis melalui pemikiran secara logis, kritis, sistematis, inovatif dan kreatif.
  10. Mempresentasikan hasil pengembangan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pendidikan sejarah secara inter atau multidisipliner dalam kegiatan seminar secara logis, kritis, sistematis, inovatif dankreatif.
  11. Melaksanakan penelitian dan menyusun tesisbidang ilmu pengetahuan dan teknologi pendidikan sejarah secara inter atau multidisipliner dalam bentuk ujian tesis dengan mengikuti kaidah, tata cara, dan etika ilmiah.
  12. Memublikasikan karaya ilmiah hasil penelitian bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pendidikan sejarah secara inter atau multidisipliner dalam jurnal nasional terakreditasi dengan mengikuti kaidah, tata cara, dan etika ilmiah.
  13. Memublikasikan  karya ilmiah hasil penelitian bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pendidikan sejarah secara inter atau multidisipliner dalam forum internasional dengan mengikuti kaidah, tata cara, dan etika ilmiah.
  14. Mengomunikasikan ide, hasil pemikiran, dan argumen saintifik tentang pendidikan sejarah  kepada masyarakat dalam berbagai media sesuai etika akademik.
  15. Terampil dalam mengambil keputusan yang humanis dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan  kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data tentang pendidikan sejarah.
  16. Terampil dalam mengelola, mengembangkan, dan memelihara jaringan dalam bentuk laporan praktik pembelajaran melalui kolaborasi dengan kolega dan sejawat di dalam lembaga.
  17. Mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil kajian dan penelitian dalam rangka menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi dengan memanfaatkan teknologi informasi.